Aneh (6) Cara | (1) Cerita | (1) Cheat | (1) Dunia Hewan | (1) Game | (1) Horror | (1) Humor | (1) INFO | (2) Kesehatan | (1) Komputer | (1) Komunitas | (2) Kontes SEO | (3) Lucu | (1) Misteri | (1) Point Blank | (1) Review | (5) Sedih | (2) Tips N Trik | (3) Unik | (8)
Tampilkan postingan dengan label Aneh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aneh. Tampilkan semua postingan

7 Kematian Teraneh di Dunia

Posted by Unknown on Jumat, 13 Januari 2012

Tidak ada yang tahu kapan kematian itu tiba, termasuk nabi sendiri. Tidak ada satu orangpun yang dapat menyangkal kematian, karena kematian itu sudah ditentukan oleh sang maha kuasa. Namun apa kita tahu bagaimana cara kita mati? Pasti tidak tahu kan. Nah di bawah ini adalah 7 Kematian Teraneh di Dunia.

Attile The Hun
Attila The Hun
Salah satu penjahat paling terkenal dalam sejarah, dikisahkan pasukan Attila telah menaklukkan seluruh Asia dengan 450 AD-dari Mongolia sampai ke tepi Kekaisaran Rusia dengan menghancurkan desa-desa dan merampasnya. Bagaimana ia meninggal: Dia mendapat mimisan di malam pernikahannya pada waktu menikah dengan seorang gadis muda bernama Ildico. Meskipun dia mempunyai reputasi yang ganas di medan perang tetapi ia cenderung sedikit sekali untuk makan dan minum.Pada malam pernikahannya, ia benar-benar menghilangkan kebiasaanya dengan makan banyak dan mabuk. saat malam harinya ia terkena mimisan tapi terlalu mabuk untuk menyadari, kemudian dia tenggelam dalam darahnya sendiri dan ditemukan tewas keesokan harinya.

Tycho Brahe
Tycho Brahe
Seorang ahli astronomi Denmark ternama dari abad ke-16. Bagaimana dia meninggal? karena tidak bisa ke kamar mandi pada saat dia membutuhkannya. Pada abad ke-16, meninggalkan meja sebelum perjamuan usai dianggap sebagai penghinaan. Brahe dikenal suka minum berlebihan dan memiliki penyakit kandung kemih, dia memperburuk keadaannya dengan minum terlalu banyak saat perjamuan. Akhirnya kandung kemihnya pun meledak dan membunuh dia perlahan-lahan secara menyakitkan selama 11 hari berikutnya.

Horace Wells
Horace Wells:
Mempelopori penggunaan anestesi di tahun 1840-an. Bagaimana ia meninggal? anestesinya digunakan untuk bunuh diri, weleh. Dikisahkan pada waktu melakukan percobaan dengan berbagai anestesi selama penelitian, Wells menjadi ketagihan akan kloroform. Pada tahun 1848 ia ditangkap untuk penyemprotan atas dua perempuan dengan asam sulfat. Dalam sebuah surat yang ia tulis dari penjara dia menyalahkan kloroform untuk masalah itu, Empat hari kemudian ia ditemukan tewas di selnya karena membius diri dengan kloroform dan mengiris paha dengan pisau cukur.

Francis Bacon
Francis Bacon:
Salah satu filsafat yang paling berpengaruh dari abad 16. Dia seorang negarawan, filsuf, penulis dan ilmuwan, ia bahkan dikabarkan telah menulis beberapa karya Shakespeare. Bagaimana ia meninggal? Dia Memasukkan salju ke ayam
Suatu sore pada tahun 1625, Bacon sedang melihat badai salju dan tersentak dengan gagasan menakjubkan bahwa salju mungkin bisa digunakan untuk mengawetkan daging seperti pengawetan dengan garam. Bertekad untuk mencari tahu, dia membeli ayam dan membunuhnya kemudian keluar dihawa yang dingin berdiri di atas salju, melakukan observasi pengawetan ayam dengan salju yang membeku. Alhasil sang ayam pun membeku bersama-sama dengan sang observator (Francis Bacon-red).

Jerome Irving Rodale
Jerome Irving Rodale:
Pendiri dari gerakan makanan organik, pencipta “Pertanian Organik dan Perkebunan” pemilik majalah dan pendiri sebuah perusahaan besar Rodale Press.
Bagaimana ia meninggal? Pada waktu “Dick Cavett Show” yang mendiskusikan manfaat makanan organik, Rodale mengatakan sesumbarnya “Aku akan tinggal disini 100 kali kecuali aku lari ke bawah karena dikejar sopir taksi gila” hanya selang 72 kali dia muncul di Cavett Dick Show pada saat wawancara, dia terjatuh dan mati di kursinya. Penyebab kematian: serangan jantung.

Aeschylus
Aeschylus:
Seorang dramawan Yunani di tahun 500 SM. Banyak sejarawan menganggapnya sebagai ayah dari tragedi Yunani. Bagaimana ia meninggal? yaitu saat seekor burung elang menjatuhkan kura-kura di kepalanya. Dikisahkan ada burung elang yang menangkap kura-kura dan berusaha untuk memecahkan tempurungnya dengan cara menjatuhkannya ke atas batu dari ketinggian. Sang elang mungkin mengira kepala Aeschylus adalah sebuah batu (karena botak-red) dan itulah yang membuatnya meninggal akibat burung elang yang salah penyidikan

Jim Fixx
Jim Fixx:
Penulis terbaik dan penjual buku “Complit Book Of Running-Buku panduan jogging: kira-kira begitu” mulai menggemari jogging pada tahun 1970-an. Bagaimana ia meninggal? karena serangan jantung …. saat jogging 
Fixx mengunjungi Greensboro, Vermont saat ia berjalan keluar dari rumahnya untuk berjogging. Dia hanya berlari jarak pendek ketika serangan koroner terjadi. otopsi mengungkapkan bahwa salah satu koroner arteri 99% tersumbat, yang lain terhalang 80% dan yang ketiga adalah 70% tersumbat, bahwanya Fixx telah mendapatkan tiga serangan jantung lain pada minggu-minggu sebelum kematiannya.

Nah bagaimana? Mengerikan bukan 7 Kematian Teraneh di Dunia di atas. Makanya persiapkan diri terlebih dahulu untuk bekal kita di akhirat kelak. Semoga bermanfaat.

[Sumber: Sourceflame]
More about7 Kematian Teraneh di Dunia

Benarkah Wanita Jepang Tidak Ingin Hamil?

Posted by Unknown on Minggu, 08 Januari 2012

Wanita Jepang
Benarkah Wanita Jepang Tidak Ingin Hamil? Pasti anda terkejut bukan ketika mendengar judul di atas? Memang pada nyatanya begitu, Wanita Jepang tidak ingin hamil. Padahal orang Indonesia memiliki anak adalah hal yang ditunggu-tunggu. Bagaimana sih kok bisa Wanita Jepang tidak ingin hamil? Mari simak berita berikut:

Menurut laporan wartawan Tribunnews.com “Dahlan Dahi” di Jepang bahwa wanita Jepang semula punya siklus lahir, besar, lulus perguruan tinggi, menikah, berhenti kerja dan mengurus anak.

Ini bukannya wanita tidak ingin berkarier. Masalahnya adalah setelah melahirkan, gaji mereka–bahkan yang bekerja di bank–tidak cukup untuk membayar baby sitter. Boleh dititip ke tempat penitipan bayi tapi setelah usianya di atas dua tahun.

Maka, wanita Jepang memilih mengurus anak, membesarkan mereka hingga sukses. Soal berikutnya muncul, anak-anak yang dibesarkan dengan susah payah itu semakin sukses semakin jauh dari orang tua.

Usia harapan hidup di Jepang sangat tinggi, termasuk salah satu yang tertinggi di dunia. Usia harapan hidup bahkan di atas 80 tahun. Artinya, setelah pensiun sebagai karyawan pada usia 65 tahun, orang tua Jepang masih harus menjalani hidup sekitar 15 tahun dengan menikmati hidup sebagai pensiunan atas biaya pemerintah.

Lama-lama, jumlah pensiunan membengkak, jumlah anggaran pemerintah kian terbatas. Walhasil, jumlah tunjangan pensiunan makin turun.

Lalu, orang-orang tua itu hidup di panti jompo, sementara anak-anak mereka menikmati kesuksesan. Para wanita bertanya: lalu untuk apa punya anak? Pertanyaan berikut sudah bisa ditebak. Untuk apa menikah?

Pertanyaan tersebut menemukan jawaban berikut: para wanita ogah menikah, enggan punya anak. Mereka memilih karier.

Itulah yang terjadi di Jepang saat ini. Para wanita lebih senang menghabiskan waktu di kantor, membangun karier, dan hidup mandiri.

Lama-lama, jumlah wanita lajang makin meningkat. Dampak ikutannya, jumlah bayi yang lahir semakin berkurang.

Datanglah ke Tokyo. Sangat jarang kita menemukan wanita hamil atau bayi di tempat-tempat keramaian. Sebagian besar pemandangan adalah para wanita mandiri, yang modis, dan tidak takut ke McD atau resto tengah malam, seorang diri.

Gejala itu mendorong struktur usia penduduk Jepang makin tua. Anak-anak masa depan Jepang makin berkurang jumlahnya. Seperti piramida terbalik.

Setiap tahun, ada saja taman kanak-kanak yang tutup karena kekurangan siswa. Sebaliknya, panti jompo–yang banyak mempekerjakan warga Indonesia dan Filipina–semakin bertambah jumlahnya.

Pemerintah yang risau mendorong para wanita untuk menikah dan punya anak. Stasiun TV didorong untuk menayangkan berita-berita tentang nikmatnya membangun keluarga. Satu keluarga beranak 10 merupakan berita besar bagi TV Jepang.

Sambil imbauan itu belum memperlihatkan hasil, toko-toko anjing, toko pakaian anjing, dan tempat penyewaan anjing seperti Dogy Park di jalan menuju Gunung Fuji tumbuh subur. Bahkan banyak sekolah khusus untuk anjing.

Kenapa begitu? Ya, karena anjing merupakan kawan favorit para wanita lajang Jepang. Alangkah beruntungnya anjing-anjing di Jepang.

Wanita Jepang tidak ingin hamil hanya karena waktu? Hanya karena modal? Sungguh hal yang aneh, namun begitulah nyatanya. Semoga bermanfaat.

sumber
More aboutBenarkah Wanita Jepang Tidak Ingin Hamil?

Mie Tertua Di Dunia

Posted by Unknown on Sabtu, 07 Januari 2012

Anda mungkin sering makan mie goreng, mie kari atau mie apa saja. Namun apa ada pernah melihat mie yang satu ini? Mie ini adalah Mie Tertua Di Dunia. Cekidot..


Baru-baru ini para peneliti menemukan mi yang sudah sangat lama terkubur di sebuah pemakaman China. Bersama mie instan, turut ditemukan pula tubuh yang terawetkan, serta makanan-makanan lain seperti bubur, dan kue kering.

Seperti dikutip dari DiscoveryNews, para ahli meyakini bahwa penemuan itu sudah berusia 2.500 tahun. Paper tentang penemuan ini juga akan muncul pada Journal of Archaeological Science.

Di kuburan itu, gundukan mi ditemukan dalam sebuah mangkuk tembikar, di atas kepala kambing (yang mungkin punya makna simbolis), serta mangkuk tembikar lainnya juga dipenuhi oleh bubur, serta kue berbentuk bulan sabit, yang menyerupai kue bulan di zaman China modern.

Analisa kimia terhadap tepung di penemuan itu, mengungkapkan bahwa baik mi maupun kue tadi terbuat dari padi-padian biasa. Setelah melakukan serangkaian percobaan kemudian para ilmuwan meyakini bahwa butiran-butiran bijian di dalam mangkuk direbus menjadi bubur, mi direbus, dan kue dibakar.

"Teknologi pembakarannya bukan seperti metode tradisional pada masakan China kuno, dan ini sangat jarang dilaporkan," ujar Yiwen Gong, kepala tim riset dari Graduate University of Chinese Academy of Sciences.

Dari penelitian ini, ia yakin bahwa penemuan makanan ini mengindikasikan bahwa teknik pembakaran seperti itu merupakan praktek masak yang telah menyebar di bagian utara barat laut China sejak 2500 tahun lalu.



Penelitian ini sendiri dilakukan oleh Gong Cs, di pemakaman Subeixi di Distrik Turpan, Xinjiang China. Tempat ini adalah pusat pertemuan antara China Timur dan China Tengah, dengan iklim gurun pasir. "Iklim di sini sangat kering sehingga banyak mumi dan tumbuhan terawetkan secara alamiah, tanpa membusuk." kata Gong.

Dari penemuan ini, diperkirakan juga bahwa orang China merupakan salah satu pembuat roti pertama. Sebab, kue-kue yang ditemukan ditempat itu mengindikaskan bahwa mereka dibuat menggunakan sebuah tungku pembakaran yang mirip dengan oven.

Sebelumnya, para peneliti meyakini bahwa orang Mesir-lah yang merupakan pembuat roti pertama, didasarkan pada penemuan yang diperkirakan berusia sama pada zaman tersebut.

Setidaknya pada penemuan baru di bagian utara China ini, terungkap bahwa orang China adalah salah satu pembuat roti awal yang memiliki teknik memasak yang kompleks. "Dengan menggunakan api dan dan batu gerinda, butiran-butiran dalam jumlah besar dimasak menjadi makanan pokok," ujar Gong.

Gong dan timnya, menambahkan padi-padian yang menjadi bahan pembuatan makanan itu, telah ada di daerah itu sejak sekitar 10.000 tahun yang lalu di barat laut China dan mungkin telah menjadi makanan utama karena ketahanannya terhadap kondisi kering dan kemampuannya untuk tumbuh di daerah yang tak subur.

Sementara itu, di situs arkeologi Laija yang juga terletak di barat laut China, Houyuan Lu peneliti dari Institute Geologi dan Fisika Chinese, Academy of Sciences, beserta peneliti lain juga berhasil menemukan mi yang terbuat dari butir-butir padi berusia sekitar 4.000 tahun yang lalu.

Pada kasus ini, mi yang ditemukan termasuk tipis lembut dan panjangnya lebih dari 50 cm dan berwarna kuning. "Mi ini mirip dengan mi La-Mian, sebuah mi tradisional China yang dibuat dengan cara menekan dan menarik adonan secara berulang-ulang menggunakan tangan," kata Lu dan rekan-rekannya.

Ngeri bukan Mie Tertua Di Dunia? Semoga bermanfaat.
More aboutMie Tertua Di Dunia

Kisah Nyata Christian, Seekor Singa Yang Luar Biasa

Posted by Unknown on Rabu, 13 Juli 2011

Benarkah hewan buas juga mempunyai loyalitas dan ingatan terhadap majikannya? kelihatannya iya. Pada tahun 70-an,seekor singa bernama Christian berhasil menggemparkan dunia dengan kisahnya. Kejadian ini nyata membuktikan bahwa seekor singa juga  mempunyai perasaan yang sama seperti manusia. Mereka juga mempunyai memory, kasih sayang, cinta, rasa rindu, dan kesetiaan.

Kisah ini mengajak kita untuk lebih menghargai arti dari persahabatan yang sesungguhnya.

Christian,adalah seekor singa yang menjadi korban kejahatan pemburu gelap yang kemudian diperdagangkan di blackmarket. Sedangkan nasib ibu atau saudara Christian tidak diketahui, apakah mereka juga ikut tertangkap, mati terbunuh atau sudah terjual.

Pada tahun 1969, Anthony Bourke dan John Rendall, dua orang sahabat, terkejut ketika menemukan seekor anak singa berusia 6 bulan di toko binatang Harrods yang sedang kesepian.

Kondisi bayi singa itu sungguh menyedihkan. Si singa kecil dikurung didalam sebuah jeruji yang sangat kecil. Suara parau sang singa kecil menyentuh hati kedua pemuda ini dan lalu mereka membelinya dan memberikan nama Christian pada bayi singa itu. Mereka bertiga akhirnya tinggal disebuah rumah di London.

Mereka pun memperlakukan Christian seperti layaknya sahabat. Mereka bermain bola bersama, makan bersama, nonton bersama dan jalan-jalan bersama. Mereka menjadi tiga sosok sahabat yang tidak terpisahkan.

Christian Singa Fenomenal Kejadian yang menggemparkan dunia
Sembilan bulan telah berlalu,Christian telah menjelma menjadi singa dewasa dan lingkungan rumah mereka yang kecil tidak cocok lagi untuk Christian untuk berlari-lari bebas seperti halnya waktu ia kecil dahulu. Ditambah lagi dengan tetangga yang resah dan ketakutan melihat sosok seekor singa jantan besar berlarian dilingkungan mereka.

Walaupun sedih, Anthony dan John memutuskan untuk mengembalikan Christian ke Kenya, Afrika, di bawah pengawasan ahli hewan buas untuk mengembalikan sifat alami Christian dari “sahabat manusia” menjadi hewan buas. Jika tidak, Christian tidak akan dapat bertahan di alam liar.

Persahabatan diatas segalanya Selama beberapa bulan Christian di karantina di Afrika, para ahli meminimalisir kontak Christian dengan manusia terutama dengan pemiliknya. Selama itu, kata pengawas, Christian tampak murung dan sedih. Berkali-kali ia mengaum parau, mungkin memanggil kedua majikan sekaligus sahabatnya, John dan Anthony.
Meski John dan Anthony ingin menemui Christian, akan tetapi para pakar melarangnya, karena dikhawatirkan dengan keahdiran mereka berdua akan menghambat proses pengembalian insting alamiah singa sebagai hewan liar yang bebas dan ganas.

Akhirnya, Christian berhasil menemukan jati dirinya sebagai seekor singa jantan. Ia pun dilepaskan kealam bebas walaupun masih dipantau oleh para ahli. Awalnya, Christian mendapat kesulitan untuk menentukan wilayah kekuasaannya dan membuat kawanan, karena beberapa wilayah tersebut sudah dikuasai oleh singa jantan lainnya dan tentu saja para singa betina sudah dikuasai oleh para singa jantan tersebut. Christian memerlukan kawanan.

Karena seekor singa tidak akan bisa bertahan tanpa kawanan. Biasanya, dalam satu kawanan sedikitnya terdiri dari 3 ekor singa, satu jantan dua betina. Karena dalam kawanan hanya boleh dipimpin oleh satu singa jantan. Semakin kuat sang singa jantan tersebut maka akan makin banyak singa betina lainnya yang bergabung dalam kawanan tersebut. Oleh karena itu, para singa jantan muda akan keluar dari kelompok mereka lalu membentuk kelompok sendiri diwilayah lain.

Inilah masalah pertama yang harus dihadapi oleh Christian. Ia harus membentuk kelompok agar bisa bertahan hidup. Karena, singa tidak akan bisa berburu jika hanya sendirian. Perburuan yang mereka lakukan selalu dalam bentuk kerjasama kelompok yang kompak.

Para singa betina bertugas untuk mengejar dan membuat lelah si mangsa, jika mangsa sudah lelah maka sang singa jantan akan melakukan tindakan final untuk mengakhiri nyawa si mangsa dengan menggigit leher si mangsa sampai mati atau istilahnya “finishing touch”. Semakin besar jumlah singa dalam satu kawanan, maka semakin besar ukuran mangsa mereka. Seperti badak, gajah, banteng dan lain-lain.

Karena itu, John dan Anthony sangat mencemaskan keadaan Christian. Karena tidak jarang para singa jantan akan mati dalam perkelahian untuk mendapatkan atau mempertahankan wilayah atau kawanan dengan singa jantan lainnya, atau mati terbunuh oleh mangsa buruan mereka.

Persahabatan dan cinta
Jika singa jantan tidak hati-hati dan menyerang si mangsa tidak tepat pada waktunya (si mangsa belum kelelahan) maka tak ayal lagi singa jantan akan mati di banting ke batu ketika mangsanya memberontak saat lehernya digigit oleh si singa jantan, diinjak atau bahkan diserang balik oleh sang mangsa.

Akan tetapi, laporan-laporan yang mereka dapatkan dari si pengawas menunjukkan perkembangan positif yang berhasil dicapai oleh Christian. Christian berhasil mendapatkan kawanan dan bahkan ia berhasil menjadi ketua kawanan yang dalam jumlah yang besar. Perkembangan Christian ini sedikit melegakan hati John dan Anthony.

Setelah satu tahun lebih mereka berpisah, akhirnya John dan Anthony memutuskan untuk mengunjungi Christian di Afrika. Ahli singa dan pengurus hutan lindung di Afrika mengatakan bahwa Christian sudah hidup bersama singa-singa lainnya dan menjadi liar. Dan pengurus hutan lindung itu juga mengatakan kalau Christian tidak akan mengenali John Rendall dan Anthony. Mereka semua melarang mereka untuk menemui Christian, Karena singa itu tidak akan mengingat mereka lagi dan tentu saja akan mengakibatkan kematian terhadap mereka berdua.

Anthony dan John tidak perduli. Mereka percaya, ikatan persahabatan yang terjalin diantara mereka bertiga sangat dalam. Christian tidak akan menyerang mereka. Christian pasti tetap mengingat mereka berdua.Akhirnya mereka memutuskan untuk berangkat ke hutan Afrika dan mencari Christian. Salah satu orang teman mereka tertarik dengan kejadian ini dan ikut bersama mereka untuk merekam pertemuan ini.

Setelah berjam-jam pencarian, akhirnya mereka menemukan Christian di dekat daerah pegunungan. Teman John dan Anthony yang merekam kejadian ini menahan nafas tegang ketika ia melihat sesosok singa jantan besar yang berlari menuruni batu-batuan disana dan berlari kearah mereka. Hanya John dan Anthony saja yang bersikap santai dan tersenyum lebar seolah-olah menyambut teman lama mereka.

Sesuai dengan dugaan John dan Anthony, Christian tidak melupakan mereka. Christian terlihat sangat gembira melihat dua wajah manusia yang sangat ia cintai itu. Christian bergantian memeluk dan mencium wajah John dan Anthony bertubi-tubi sebagaimana kebiasaannya ketika ia kecil dahulu. Ketiga sahabat dekat itu akhirnya bertemu kembali dan mereka bercengkerama satu sama lainnya selama berjam-jam dan kemudian berpisah lagi.

Pentingnya sebuah persahabatan  Kekuatan kasih sayang sesama makhluk hidup
kisah nyata Christian,seekor singa yang luar biasakisah nyata Christian,seekor singa yang luar biasa 

Coba lihat deh video rekaman kejadian waktu mereka bertemu kembali itu..,bener-bener mengharukan. (_ _')






See..? Singa,sang penguasa hutan saja bisa benar-benar menghargai arti dari persahabatan. Seharusnya kita bisa melebihinya kan..?

Sumber: http://daw-xp.blogspot.com/2010/11/kisah-nyata-christian-seekor-singa-yang.html
More aboutKisah Nyata Christian, Seekor Singa Yang Luar Biasa

Ular Piton 7 Meter Telan Anak Sekolah

Posted by Unknown

Ular Piton 7 Meter Telan Anak Sekolah
Ular Piton 7 Meter Telan Anak Sekolah
Ular Piton 7 Meter Telan Anak Sekolah - Sebuah berita yang menggemparkan dunia bahwa seorang anak sekolah ditelan oleh ular piton yang panjangnya 7 meter. Ular piton ini memakan anak sekolah yang berusia 13 tahun.

Kejadian ini terjadi pada saat ia sedang mandi dengan tiga temannya saat baru pulang sekolah di Sungai Tembung, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Ular piton tersebut diperkirakan masih bersembunyi di terowongan air pembuangan limbah. Salah satu saksi, Darmin Nasution (60) mengatakan bahwa baru kali ini dirinya melihat seekor ular piton sepanjang 7 meter memangsa pelajar SMP.

Menurut Nasution, ular tersebut dalam keadaan lapar dan membanting-banting korban di dalam sungai hingga korban tewas setelah melilit korban yang berusaha melarikan diri.

Tiga teman Zakaria yang berhasil keluar dari sungai lantas berusaha minta tolong. Selanjutnya, masyarakat menusuk bagian kepala dan badan ular dengan bambu runcing agar korban dilepaskan. Walau ular telah melepaskan korban, namun kondisi korban sudah dalam keadaan yang mengenaskan, remuk dan tidak bernyawa.

Ular yang telah melepaskan korban lantas kabur dan menghilang masuk ke terowongan tempat persembunyiannya. Warga pun tidak tinggal diam dan meminta bantuan pawang ular. Akhirnya pada hari Jumat, 19 Maret pukul 19.30 WIB, pawang dengan dibantu masyarakat berhasil menangkap ular tersebut dengan tali yang diberi umpan seekor ayam.

Namun sayang, karena menurut pawang ular, ular yang berhasil ditangkap bukan ular yang memangsa pelajar SMP, tapi ada dua ekor lagi ular besar yang masih hidup di Sungai Tembung itu.
More aboutUlar Piton 7 Meter Telan Anak Sekolah

Gadis Hidup Tanpa Jantung Selama 118 Hari

Posted by Unknown on Selasa, 12 Juli 2011

Gadis Tanpa Jantung
Mengerikan sekali, gadis ini hidup tanpa jantung selama 118 hari. Walaupun begitu, akhirnya ia tetap meninggalkan nyawanya di rumah sakit.

D'Zhana Simmons, gadis 14 tahun yang pernah hidup tanpa jantung, akhirnya meninggalkan rumah sakit tempatnya dirawat, Rabu 20 November 2008. Saat keluar dari rumah sakit di Miami, Amerika Serikat (AS), D'Zhana yang malu-malu tampak takjub atas apa yang telah terjadi padanya. Betapa tidak? Selama 118 hari (empat bulan) D'Zhana hidup tanpa jantung di dalam dadanya.

Pada saat hidup tanpa detak jantung, D'Zhana merasa seperti “orang palsu”. “Tetapi saya sadar saya ada di sini,” kata D'Zhana, “Dan saya benar-benar hidup tanpa jantung.”

Awal tahun tahun ini, D'Zhana dan orang tuanya mengetahui bahwa jantung D'Zhana mengalami pembesaran jantung. Jantung D'Zhana terlalu lemah untuk memompa darah. Keluarga yang tinggal di kota Clinton, South Carolina, tersebut kemudian terbang ke Rumah Sakit Anak Holtz di Miami untuk menjalani transplantasi (pencangkokan) jantung.

Sayangnya, dua hari kemudian dokter terpaksa mengangkat jantung baru D'Zhan karena tidak berfungsi dengan baik. Tim dokter kemudian melakukan sesuatu yang tidak biasa, memasang sepasang alat pompa artifisial sebagai ganti jantung D'Zhana. Ini untuk memompa darah di tubuh D'Zhana tetap mengalir, sambil menunggu jantung kedua yang bisa dicangkokkan.

D'Zhana mengaku sekarang lebih mensyukuri hal-hal kecil, seperti bertemu dengan kelima saudaranya, dan menghabiskan waktu di luar.

“Saya senang bisa berjalan tanpa mesin itu,” kata D'Zhana. Setelah mengucapkan terima kasih kepada para dokter, dia mulai meneteskan air mata.

Dokter mengatakan bahwa D'Zhana akan segera bisa melakukan hal-hal yang biasa dilakukan remaja pada umumnya, seperti berangkat sekolah dan pergi dengan teman-teman. Saat ini  D'Zhana masih dalam perawatan agar tubuhnya tidak menolak jantung cangkokannya. Selain itu, ada kemungkinan dia juga membutuhkan pencangkokan jantung lagi sebelum usianya mencapai 30 tahun.

Namun sekarang, D'Zhana masih menikmati saat-saat menyenangkan. Sabtu pekan ini, usianya akan bertambah (menjadi 15 tahun) dan dia akan naik kapal boat di pantai Miami.

Dr. Peter Wearden ahli bedah cardiothoracic dari Rumah Sakit Anak Pittsburgh, mengatakan tim medis dari Miami melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam menangani kasus tersebut.

“Lebih dari seratus hari tidak ada jantung dalam tubuhnya ? Hal itu merupakan keajaiban,” kata Wearden.
Pompa jantung, ventricular, merupakan merupakan alat yang digunakan untuk membuat jantung tetap berada dalam sirkulasi bilik darah. Dengan jantung D'Zhana yang telah dipindahkan, dokter di rumah sakit anak Holtz dengan keahliannya mengganti bilik jantung menggunakan bilik jantung buatan dan menyambungnya dengan dua pompa.(AP)

source: vivanews
More aboutGadis Hidup Tanpa Jantung Selama 118 Hari